aku cinta alief

Jumat, 01 Januari 2010

Ibu Pertiwi

Ku lihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati, air matanya berlinang, mas intan yang kau kenang. 

Hutan gunung sawah lautan, lintasan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa.......

Lihatlah ibu pertiwi kita, yang selalu bersedih, alam semakin bringas mematikan kita, alam seakan membalas dendam atas kecerobohan kita, alam seakan enggan bersahabat dengan kita, kita adalah musuh dari Sang Pencipta dan yang dicipta-Nya, manusia sebagai mahkluk yang paling sempurna justru bersikap seperti mahkluk yang tak punya akal pikiran. Kebenaran dihanyutkan, kekeliruan diagungkan, kejahatan, ego, kesadaran, kabersamaan, semua hilang ditelan kerakusan kita. Mari sejenak kita renungkan, untuk apa kita hidup, seperti apa seharusnya kita hidup, kapankan kita bertahan hidup, apa yang kita persiapkan dengan akhir hidup, orang paling suci seperti Nabi-Nabi dan Kyai-Kyai tak terkecuali Gus Dur pun tak luput dari berakhirnya hidup, sedang kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kritik dan sarannya