aku cinta alief

Jumat, 08 Oktober 2010

puisi dari kawan-kawan

bertabur kasih berjuta sayang merangkuh cinta,
lewat angan berbagai rindu,
dalam hayalan bersenandung mesra,
dalam impian,
seiring senyum,
sehangat pelukan dengan setulus hati

DA LAGI NIH

andai hati ini tak rindu,
aku tak ingin pulang,
biarkan jiwaku tidur abadi
di angin malam jalanan
karena aku masih punya dosa
ditanah kelahiranku
aku ingin pulang padanya

KALO YANG NIH......

kala sang dewi senja meminta alam dengan helaian cahaya emasnya,
mengiring nyanyian para muadzin
memahat hamparan permadani,
raksa-raksa dengan rajuk setitik keimanannya,
cumbu manja anggunnya bara,
dahaga pemeluk raga,
kini telah padam
oleh cucuran peluh kesabaran
yang mengkristal dari rongga-rongga nafsu para hamba,
pendamba BABU ROYYAN santun menyapanya

NI AGAK PANJANG

Malam sudah larut
angin sangat lembut
aku sudah siap terhanyut
tidur
istirahat dari siang gerah penuh kemelut,

kalau besok matahari menggeliat
segera penuh rasa terima kasih pada udara
kepada burung yang berkicau
kepada semua saja
yang ku hirup
yang ku rasa
yang ku raba
yang ku lihat
yang ku dengar
yang ku pikirkan
yang ku bayangkan
yang kadang menyakitkan
atau barangkali
besok aku diam
kaku
membeku
tak ikut lagi melihat
kuntum-kuntum bunga
namun jiwaku tetap segar
tetap penuh rasa
terima kasih

capek............dech!