kegundahan jangan diembat sendiri
nyatakan pada angin jika tak mau berbagi
dengan konsentrasi
partikel pintamu akan dibawa melalui celah kecil
untuk sampai disinggasana-Nya
yakinlah sahabatkubuanglah pernyataanmu
bagai kain kafan belum terpendam
Minggu, 19 Desember 2010
Rabu, 08 Desember 2010
puisi ku hari ini
secangkir kopi, sebatang rokok tak lagi dapat tenangkan hati,
kemana langkah kaki, dan tatapan mata kosong tak pula damaikan diri,
resahku, gundahku,
menyatu melebur jadi satu,
nafasku, darahku,
...mengubur dalam ragu
tenagaku, lemahku,
sisakan perih yang tak tentu
aku, mayat hidup yang tak berlagu
kemana langkah kaki, dan tatapan mata kosong tak pula damaikan diri,
resahku, gundahku,
menyatu melebur jadi satu,
nafasku, darahku,
...mengubur dalam ragu
tenagaku, lemahku,
sisakan perih yang tak tentu
aku, mayat hidup yang tak berlagu
Senin, 29 November 2010
puisi
sabar bukanlah saat kita menunggu sesuatu berlama-lama
bukan pula tidak menangis saat diuji
sabar juga bukan tidak mengeluhsaat sakit
namun sabar adalah dimana kita bisa mengalahkan ego kita untuk menyikapi keadaan dengan syukur demi perbaikan keadaan
sehingga kita bisa tidak mengeluh saat bosan
tidak menangis saat diuji
tidak mengeluh saat sakit
da mengalah saat marah
puisi ke dua
aku rangkai kata walau tak seperti puisi
aku rangkai lagu walau tak semerdu kicauan burung beradu
tapi hasrat jiwa karya
tetap tertorehdi dadaku
untuk aku sembahkan pada dunia gersang ibu pertiwiku
puisi ke tiga
oh sang pujangga
kau surat kata penuh sirat makna
semoga mimpi tertuang jadi nyata
demi cinta, gelar tikar dunia
senyum bibir hati mendengung
langkah hidup lajur tegap usaha
semangat kucur genggam api bara
muncul cahya pelita getar kumpulan kata
rabahkan diri pejam hati dan mata
tetap nyalakan rasa syukur
pada Tuhan
puisi ke empat
rangkullah ibu pertiwi pada jiwa-jiwa penuh patriotisme
tak gila merah putih menjulang di langit
itu hasil semangat rela berkorban
hasil perjuangan darah didih para pahlawan
ayo lihat tiang merah putih
ia berkibar gagah
menunjukkan mimpi kedigdayaan indonesia
pada dunia belah dunia nyata
persatuan dan kesatuan demi wujud cita
generasi briliyan
tunjukkan merah putih mu
wujudkan impian pahlawanmu
hargai jasa pahlawanmu
terus belajar gapai cita
raih dunia untuk indonesia
penuh semangat
bukan pula tidak menangis saat diuji
sabar juga bukan tidak mengeluhsaat sakit
namun sabar adalah dimana kita bisa mengalahkan ego kita untuk menyikapi keadaan dengan syukur demi perbaikan keadaan
sehingga kita bisa tidak mengeluh saat bosan
tidak menangis saat diuji
tidak mengeluh saat sakit
da mengalah saat marah
puisi ke dua
aku rangkai kata walau tak seperti puisi
aku rangkai lagu walau tak semerdu kicauan burung beradu
tapi hasrat jiwa karya
tetap tertorehdi dadaku
untuk aku sembahkan pada dunia gersang ibu pertiwiku
puisi ke tiga
oh sang pujangga
kau surat kata penuh sirat makna
semoga mimpi tertuang jadi nyata
demi cinta, gelar tikar dunia
senyum bibir hati mendengung
langkah hidup lajur tegap usaha
semangat kucur genggam api bara
muncul cahya pelita getar kumpulan kata
rabahkan diri pejam hati dan mata
tetap nyalakan rasa syukur
pada Tuhan
puisi ke empat
rangkullah ibu pertiwi pada jiwa-jiwa penuh patriotisme
tak gila merah putih menjulang di langit
itu hasil semangat rela berkorban
hasil perjuangan darah didih para pahlawan
ayo lihat tiang merah putih
ia berkibar gagah
menunjukkan mimpi kedigdayaan indonesia
pada dunia belah dunia nyata
persatuan dan kesatuan demi wujud cita
generasi briliyan
tunjukkan merah putih mu
wujudkan impian pahlawanmu
hargai jasa pahlawanmu
terus belajar gapai cita
raih dunia untuk indonesia
penuh semangat
Selasa, 02 November 2010
puisi
seorang dewi nenenangkan diri menghadapi pusaran kehidupannya,
mencaci kehidupannya sendiri yang tak luput dari nista hati,
meneguk himpunan-himpunan asa yang tiada tara,
yang hanya menikmati indahnya khayalan yang tak kunjung datang benarnya.....
puisi lagi
selamat malam
sapaan dari sang sunyi
hadiah dari malam sepi
adalah bingkai malam nestapa dalam duka
puisi sang malam
mungkinkah waktu dapat berhenti
agar yang terbaik dalam hidup tak akan terlewat
lelaplah dirimu dalam rengkuhan malam
bintangkan terjaga dan akan slalu menjagamu
coba mainkanlah lagu lama
hingga kau terbuai dalam mimpi-mimpimu
terbanglah dalammimpi
dan tertawalah dalam mimpi
agar kau selalu indah
meski saat malam menjelang hingga keabadian datang
bagus nih......religi
kesunyian membawa angan-anganku melayang
gambarkan sejuta tafakkurku pada kebesaran-Nya
namun kesunyian menggiring pula ingatanku
pada orang-orang yang tercinta selama ini
ya Allah,
lindungilah ia
dari konco Pati......
mentari datang kepadaku dari ufuk timur
seakan malu menyapaku dengan senyuman hangatnya nan damai
yang selalu memberi semangat dan keberanian
untuk memecahkan teka-teki keadilan
satu lagi....... kurang ajar
ayo kita galangkan permusuhan antar umat manusia
agar kita jadi masuk surga
bersama setan yang ganteng. amin
mencaci kehidupannya sendiri yang tak luput dari nista hati,
meneguk himpunan-himpunan asa yang tiada tara,
yang hanya menikmati indahnya khayalan yang tak kunjung datang benarnya.....
puisi lagi
selamat malam
sapaan dari sang sunyi
hadiah dari malam sepi
adalah bingkai malam nestapa dalam duka
puisi sang malam
mungkinkah waktu dapat berhenti
agar yang terbaik dalam hidup tak akan terlewat
lelaplah dirimu dalam rengkuhan malam
bintangkan terjaga dan akan slalu menjagamu
coba mainkanlah lagu lama
hingga kau terbuai dalam mimpi-mimpimu
terbanglah dalammimpi
dan tertawalah dalam mimpi
agar kau selalu indah
meski saat malam menjelang hingga keabadian datang
bagus nih......religi
kesunyian membawa angan-anganku melayang
gambarkan sejuta tafakkurku pada kebesaran-Nya
namun kesunyian menggiring pula ingatanku
pada orang-orang yang tercinta selama ini
ya Allah,
lindungilah ia
dari konco Pati......
mentari datang kepadaku dari ufuk timur
seakan malu menyapaku dengan senyuman hangatnya nan damai
yang selalu memberi semangat dan keberanian
untuk memecahkan teka-teki keadilan
satu lagi....... kurang ajar
ayo kita galangkan permusuhan antar umat manusia
agar kita jadi masuk surga
bersama setan yang ganteng. amin
Jumat, 08 Oktober 2010
puisi dari kawan-kawan
bertabur kasih berjuta sayang merangkuh cinta,
lewat angan berbagai rindu,
dalam hayalan bersenandung mesra,
dalam impian,
seiring senyum,
sehangat pelukan dengan setulus hati
DA LAGI NIH
andai hati ini tak rindu,
aku tak ingin pulang,
biarkan jiwaku tidur abadi
di angin malam jalanan
karena aku masih punya dosa
ditanah kelahiranku
aku ingin pulang padanya
KALO YANG NIH......
kala sang dewi senja meminta alam dengan helaian cahaya emasnya,
mengiring nyanyian para muadzin
memahat hamparan permadani,
raksa-raksa dengan rajuk setitik keimanannya,
cumbu manja anggunnya bara,
dahaga pemeluk raga,
kini telah padam
oleh cucuran peluh kesabaran
yang mengkristal dari rongga-rongga nafsu para hamba,
pendamba BABU ROYYAN santun menyapanya
NI AGAK PANJANG
Malam sudah larut
angin sangat lembut
aku sudah siap terhanyut
tidur
istirahat dari siang gerah penuh kemelut,
kalau besok matahari menggeliat
segera penuh rasa terima kasih pada udara
kepada burung yang berkicau
kepada semua saja
yang ku hirup
yang ku rasa
yang ku raba
yang ku lihat
yang ku dengar
yang ku pikirkan
yang ku bayangkan
yang kadang menyakitkan
atau barangkali
besok aku diam
kaku
membeku
tak ikut lagi melihat
kuntum-kuntum bunga
namun jiwaku tetap segar
tetap penuh rasa
terima kasih
capek............dech!
lewat angan berbagai rindu,
dalam hayalan bersenandung mesra,
dalam impian,
seiring senyum,
sehangat pelukan dengan setulus hati
DA LAGI NIH
andai hati ini tak rindu,
aku tak ingin pulang,
biarkan jiwaku tidur abadi
di angin malam jalanan
karena aku masih punya dosa
ditanah kelahiranku
aku ingin pulang padanya
KALO YANG NIH......
kala sang dewi senja meminta alam dengan helaian cahaya emasnya,
mengiring nyanyian para muadzin
memahat hamparan permadani,
raksa-raksa dengan rajuk setitik keimanannya,
cumbu manja anggunnya bara,
dahaga pemeluk raga,
kini telah padam
oleh cucuran peluh kesabaran
yang mengkristal dari rongga-rongga nafsu para hamba,
pendamba BABU ROYYAN santun menyapanya
NI AGAK PANJANG
Malam sudah larut
angin sangat lembut
aku sudah siap terhanyut
tidur
istirahat dari siang gerah penuh kemelut,
kalau besok matahari menggeliat
segera penuh rasa terima kasih pada udara
kepada burung yang berkicau
kepada semua saja
yang ku hirup
yang ku rasa
yang ku raba
yang ku lihat
yang ku dengar
yang ku pikirkan
yang ku bayangkan
yang kadang menyakitkan
atau barangkali
besok aku diam
kaku
membeku
tak ikut lagi melihat
kuntum-kuntum bunga
namun jiwaku tetap segar
tetap penuh rasa
terima kasih
capek............dech!
Jumat, 24 September 2010
idhul fitri
Datang ku sambut bulan syawal
dengan sedikit kegembiraan
hilang tersapu dosa dan benci
dendampun tak lagi bersarang dihati
Menetes perlahan air mata
mengalir disela hidung dan pipi
aku belum sebersih apa
tetap membintik noda ini
selamat idhul fitri 1431 H walau terlambat tapi tak mengurangi rasa hormatku pada kawan-kawanku terutama teater alief
dengan sedikit kegembiraan
hilang tersapu dosa dan benci
dendampun tak lagi bersarang dihati
Menetes perlahan air mata
mengalir disela hidung dan pipi
aku belum sebersih apa
tetap membintik noda ini
selamat idhul fitri 1431 H walau terlambat tapi tak mengurangi rasa hormatku pada kawan-kawanku terutama teater alief
Kamis, 29 Juli 2010
Selamat Datang
Selamat datang ku sambut engkau
dengan harap semoga lebih baik dihari esok
bukan sekedar impian dan harapan
namun kerja keras dan semangat yang harus dilakukan
Selamat datang kehinaan
dengan tetesan air mata kesedihan
bukan sekedar kegalauan rasa dan jiwa
namun ketegaran dan kebangkitan yang ku inginkan
Selamat menempuh jalan
dengan tekat baja kita tegakkan kebenaran
dan kebaikan
dengan harap semoga lebih baik dihari esok
bukan sekedar impian dan harapan
namun kerja keras dan semangat yang harus dilakukan
Selamat datang kehinaan
dengan tetesan air mata kesedihan
bukan sekedar kegalauan rasa dan jiwa
namun ketegaran dan kebangkitan yang ku inginkan
Selamat menempuh jalan
dengan tekat baja kita tegakkan kebenaran
dan kebaikan
Langganan:
Komentar (Atom)



